AGe Network

BERITA DUKA : TSM Divisi Vainglory Membubarkan Diri!

Sebuah kabar yang kurang menyenangkan tentang bubarnya tim profesional di skena esport Vainglory muncul di hari ini. Adalah tim Team SoloMid (TSM) yang secara resmi membubarkan diri dari divisi Vainglory sebagaimana yang telah diumumkan dalam akun Twitter resmi mereka!

Berita pembubaran divisi Vainglory ini jelas mengundang reaksi keras dari para penggemarnya. Bersama dengan beberapa tim besar dari Amerika Utara lainnya, TSM menyandang status sebagai salah satu tim ikonik yang menjadi wajah kompetisi Vainglory. Bersama dengan kapten/manajer mereka, FlashX, TSM tak hanya mengundang decak kagum karena kemampuan anggotanya yang luar biasa, namun juga bagaimana mereka aktif berinteraksi dengan fans mereka sekaligus memberikan pengetahuan-pengetahuan penting bagi siapapun yang mendalami Vainglory.

Baca juga : TSM bukan satu-satunya tim ikonik Vainglory yang hengkang dari kompetisi, lho. Tim legendaris ini juga sudah gulung tikar!

Courtesy of superevilmegacorp.com

TSM divisi Vainglory pertama kali didirikan pada bulan Januari 2016. Mengakuisisi beberapa anggota dari GankStars, TSM mendapatkan pemain hebat seperti FlashX dan CullTheMeek. Membawa semangat dan kekompakan yang sebelumnya mereka usung selama bermain di tim lama, mereka mendatangkan Micshe yang tak lain adalah rekan mereka selama masih bersama dalam Ardent Alliance.

Tak butuh waktu lama bagi tim TSM ini untuk saling nyetel dan memenangkan pertandingan-pertandingan bergengsi yang ada. Seperti halnya tim-tim lain, pergantian pemain pun kerap terjadi di tubuh TSM. Beberapa pemain terbaik di skena esport Vainglory yang sempat mengisi rooster mereka adalah VONC dan BestChuckNa. Nama-nama tersebut jelas tidak asing lagi bagi kamu yang sering menyaksikan pertandingan Vainglory, ya.

Bersama dengan tim ini, TSM tak pernah absen sebagai tim terbaik yang berlaga di antero Amerika Utara. Beberapa predikat bergengsi mereka sabet dengan sukses. Beberapa di antaranya adalah NA Winter Championship dan NA Summer Championship edisi 2016. Sedangkan pada gelaran World Championship mereka finish di posisi runner-up setelah melewati pertandingan yang sengit.

Courtesy of TSM (twitter)

Namun memasuki pertengahan 2017, nama TSM mulai jarang muncul ke permukaan. Meski sempat menempati posisi puncak dalam gelaran Vainglory 8 – Summer Split 1 dan Vainglory 8 – Spring Split 1 edisi 2017,  tak banyak kegiatan yang mereka lakukan di luar wilayah Amerika Utara. Kegiatan terakhir yang resmi dilakukan oleh TSM divisi Vainglory adalah pertandingan pra-musim Vainglory Premier League (VPL) yang berlangsung pada bulan Mei 2018 yang lalu. Setelah itu, praktis tak ada lagi aktivitas dari tim ini. Bahkan VONC yang menjadi member utama telah memutuskan hengkang dari TSM pada bulan Februari 2018 sebelum itu.

Kini dengan tersisanya member baru dan sang manajer, FlashX, TSM resmi mengumumkan pembubaran divisi Vainglory melalui akun Twitter resmi mereka. Sayangnya, untuk saat ini belum ada pernyataan resmi terkait mengapa divisi ini dibubarkan. Adapun kabar bahwa para pemain dari TSM yang telah bubar ini akan bergabung dengan tim-tim baru Vainglory yang ada di wilayah Amerika Utara. Untuk FlashX sendiri, Ia telah mengatakan bahwa dirinya masih akan bermain Vainglory meskipun tak lagi terlibat dalam skena kompetitifnya.

Demikianlah perjalanan dari tim ikonik di skena esport Vainglory yang telah menjadi panutan pemain VG di dunia. Tentunya kita takkan lupa dan (mungkin) masih menantikan sumbangsih dari para pemain-pemainnya untuk komunitas – seperti apa yang dilakukan FlashX dengan Guide to Solo Q yang kerap diunggahnya di Youtube. Besar pula harapan agar mereka kembali ke ranah esport Vainglory di masa yang akan datang. Untuk saat ini, selamat tinggal dan terima kasih, TSM!

 

Giftschlange

Add comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.

%d bloggers like this: