AGe Network

Ini Alasan Mengapa Vainglory Diisukan jadi Dead Game – Masa Sih Begitu?

Beberapa alasan menyematkan “Dead Game” muncul karena beberapa hal yang terjadi di Vainglory – tapi masa iya sih gara-gara hal ini lantas dapat predikat itu?

Belakangan ini Vainglory diisukan sebagai salah satu dead game atau permainan mati yang ditinggalkan di forum-forum media sosial yang menimbulkan keresahan di antara pendukung setianya yang mengkhawatirkan masa depan permainan ini. Alasan terbesarnya? Tentunya karena banyaknya pemain yang telah menginvestasikan waktu dan sumber dayanya untuk memainkan Vainglory

Tentunya apabila kamu melihat kondisi-kondisi yang terjadi di dalam skema Vainglory sekilas ketakutan tersebut sepertinya akan terjadi betulan mengingat alasan-alasan yang diberikan oleh para pemain, baik pemain baru dan lama, dalam forum-forum yang ada. Tapi apakah benar Vainglory benar-benar berpotensi menjadi dead game dalam waktu dekat ini? Sebaiknya kamu melihat alasan-alasan populer yang ada di bawah ini dan mengapa alasan-alasan tersebut seharusnya tidak perlu kamu cemaskan!

1. Antrian Pertandingan yang Terlalu Lama

Semakin lama menunggu matchmaking maka mengindikasikan bahwa suatu permainan itu sepi peminat dan berujung menjadikannya sebagai dead game. Dalam sebagian kasus hal ini memang terbukti benar – namun kamu jangan lantas mengasumsikan hal serupa sedang menimpa Vainglory. Beberapa hari terakhir memang sempat banyak keluhan yang masuk terkait waktu antrian (matchmaking queue) yang sangat lama. Beberapa bahkan mengeluh kesulitan menemukan laga yang berkesan santai, seperti Blitz atau Battle Royale.

Faktanya, semenjak perilisan mode 5V5 yang membuka mode kompetitif (pembaharuan 3.1) memang sistem matchmaking Vainglory sempat mengalami kesulitan dalam menemukan pertandingan, terutama bagi pemain-pemain baru. Namun ini bukan semata karena sepinya pemain. Hal yang terjadi justru sebaliknya – terlalu banyak arus pemain baru yang masuk dan timpangnya antara jumlah pemain Tier bawah dengan atas menyebabkan sistem kesulitan menyeimbangkan laga yang harusnya setara bagi pemain-pemain yang ada.

Oleh karena itu, baru-baru ini Super Evil Megacorp mengimplementasikan kebijakan bahwa mode Ranked terutama 5V5, bisa dimainkan dengan pemain yang berjarak dua Tier di bawah dan di atasnya. Selain itu, waktu matchmaking yang cukup lama belakangan diketahui dipengaruhi oleh sebuah bug yang muncul ketika pemain keluar dari tab Vainglory atau tak sengaja memutus jaringan internetnya. Untuk itu disarankan kamu memperbaharui versi terbaru 3.1.1 untuk mengatasi matchmaking bug. Penulis telah membuktikannya dan kini terbukti rata-rata waktu antrian hanya berkisar di antara 1-2 menit.

2. Nama-nama Besar yang Keluar dari Skema Kompetitif Vainglory

Dalam beberapa hari terakhir skema Vainglory telah dikejutkan dengan bubarnya salah satu tim yang menyandang status sebagai salah satu tim ikonik dalam dunia Vainglory. Bahkan sebelum tim ikonik tersebut bubar, ada pula beberapa tim besar lainnya yang sudah pensiun dan beritanya tersebar luas. Tentunya ini menyebabkan pemain-pemain awam yang tidak begitu mengerti kondisi di balik layar tim-tim yang gulung tikar itu menganggap bahwa skema Vainglory saat ini sedang krisis dan sebentar lagi akan menjadi dead game.

Baca juga: Siapa Tim Ikonik Vainglory yang Bubar? Sesuai Foto, Gankstars!

Faktanya, tim-tim besar yang ada memang gulung tikar namun tidak otomatis membuat para pemainnya pensiun. Seperti salah satu contoh dari Tim GankStars, sekalipun mereka sudah gulung tikar beberapa pemain mereka yang terlibat dalam kemenangan-kemenangan di pertandingan yang mereka ikuti kini bergabung dengan tim besar lainnya. gabevizzle dan OldSkool misalnya, kini bergabung dengan tim Tribe Gaming.

Adapun beberapa pemain yang ada memutuskan untuk pensiun dari skema kompetitif. – namun itu tidak serta merta membuat mereka berhenti pula memeriahkan dunia Vainglory secara total. IraqiZorro misalnya, setelah pensiun kini menjadi salah satu Talent Vainglory. FlashX dari Team SoloMid yang juga mengumukan pensiun dari dunia pemain kompetitif kini mendalami dunia baru sebagai pelatih untuk tim Vainglory yang dibinanya. Dengan demikian salah besar apabila alasan personal dari tim-tim yang bubar menjadi indikator bahwa Vainglory akan berujung sebagai dead game.

3. Keluarnya anggota veteran dari tim Developer

Beberapa minggu kebelakang, penggemar Vainglory dihebohkan dengan keluarnya Evan Denbaum atau yang dikenal dengan nama PlayoffBeard dari kursi kepengurusan Super Evil Megacorp. Banyak yang memprediksi saat itu bahwa PlayoffBeard keluar karena khawatir dengan masa depan finansial perusahaan serta lingkungannya yang tak lagi mendukung untuk bertahan di ranah Esports.

Faktanya, PlayoffBeard keluar karena Ia ingin lebih menghabiskan waktu bersama keluarganya – mengingat usianya yang semakin menua. Jadwal kerja di Super Evil Megacorp yang menurutnya lebih cocok untuk kaum muda menjadi faktor utama yang membuatnya mempertimbangkan masa pensiun.

Baca juga: Iya, PlayoffBeard Memang Sudah Menyatakan Akan Pensiun dan Keluar dari Super Evil Megacorp!

Lebih jauh, dalam industri semacam ini bukanlah hal yang tidak biasa untuk melihat pergantian dari pengurus satu ke pengurus lainnya. Mungkin kamu belum tahu bahwa dengan keluarnya PlayoffBeard ternyata ada nama-nama baru yang masuk ke dalam lingkup pengembang Vainglory kan? Salah satunya adalah mantan pemain pro, Foojee yang kini direkrut sebagai personil baru SEMC! Ini membuktikan bahwa lingkungan dan masa depan perusahaan SEMC tidak sesuram yang diduga orang-orang.

4. Minimnya kompetisi resmi

Hal yang tak kalah santer didengar dalam skena Vainglory belakangan ini: ‘kok gak ada kompetisi resminya?’. Di luar negeri, terutama dalam lingkup Amerika dan Eropa, saat ini memang kompetisi Vainglory sepintas terlihat ‘sepi’. Tak ada tim-tim besar yang sedang bertanding dan tak ada berita-berita besar terkait tentang laga kompetitif yang sedang terjadi. Apakah ini berarti dalam lingkup Esports Vainglory sudah menjadi dead game?

Tunggu dulu. Nyatanya salah satu kompetisi terbesar Vainglory di luar sana justru baru akan dimulai pada pertengahan bulan April ini! Ada beberapa alasan mengapa Super Evil Megacorp menunda kompetisi ini cukup lama. Penyeimbangan 5V5 serta menambah waktu persiapan bagi tim-tim besar untuk mempersiapkan pemainnya di sistem baru bisa jadi adalah alasan mengapa Vainglory Premiere League membutuhkan waktu yang cukup lama untuk dibuka.

Baca juga: Yang Akan Dimulai Itu Turnamen Internasional Vainglory yang Akan Diadakan di Semua Region – Vainglory Premiere League!

Omong-omong di tanah air kompetisi resmi Vainglory justru sedang banyak yang berjalan lho. Salah satunya yang sedang diadakan oleh IndiHome Esports League dan baru-baru ini adalah Indonesia Game Championship (IGC) 2018 yang disponsori oleh perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia! Ke depan bahkan salah satu situs sosial media/forum jual beli terbesar di Indonesia akan mengadakan kompetisi Vainglory dengan skala besar pula. Karena itu ikuti terus perkembangannya di sosial media kamu ya supaya kamu bisa turut berpartisipasi!

Baca juga: IndiHome Esports League Masih Bisa Kamu Ikuti Meskipun Kelewatan – Hadiahnya Banyak yang Bisa Didapat!

5. Minimnya sponsor

“Vainglory gak ada iklannya!” atau “Sponsornya emang apaan?” adalah sejumlah argumen-argumen yang terlontar di forum-forum sosial media terkait sepinya publikasi Vainglory yang menyebabkan tak banyak orang yang tahu soal permainan ini. Bila dibandingkan dengan game-game lainnya memang sekilas sponsor Vainglory tak terlalu banyak lalu lalang di hadapan publik. Tak hanya di media sosial, di media cetak saja hanya segelintir orang-orang menemui atau sekedar tahu tentang Vainglory. Bukan begitu?

Faktanya, Vainglory adalah salah satu permainan yang minim sponsor bila dibandingkan dengan pesaing-pesaingnya. Namun itu tidak serta merta menjatuhkan prestisnya sebagai game yang berkualitas. Justru sedikitnya sponsor tersebut menjadikannya sebagai salah satu game yang terkesan eksklusif! “Segelintir” sponsor tersebut salah satunya berasal dari Razer, salah satu penyedia perangkat keras game yang sudah terkenal namanya lebih dulu di kancah PC gaming. Satunya lagi? Alibaba, salah satu penyedia layanan berbelanja online terbesar di dunia!

Baca juga: Alibaba manjadi Sponsor Lewat Mana? Dari WESG Vainglory!

Itu tadi sederetan alasan-alasan populer yang belakangan ini beredar di sosial media yang seolah mengindikasikan Vainglory sebagai dead game. Tak perlu khawatir untuk terus bertahan memainkan game ini ataupun menginvestasikan waktu dan tenagamu lebih jauh apabila kamu berniat menjadi pemain pro di Vainglory – karena tahun gebrakan mereka justru baru dimulai saat ini. Apa kamu setuju bila Vainglory dibilang sebagai dead game atau sebaliknya ini hanya masa ‘istirahat’ sebelum hal-hal besar dimulai? Yuk bagikan pendapatmu di kolom komentar!

Giftschlange

5 comments

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

  • jadi intinya ngapain match ampe lama gitu dibiarin..nyari screenshot?. itu mah find match sama nonton KARMA ampe kelar juga ngga selesai2 .. mnding cancel terus nyari lagi

  • Justru 2018 ini tahunnya vainglory berkembang, transisi dr 3v3 ke 5v5. Wajar kalo banyak bugs, or matchmaking lama.
    Dibanding ml/aov, emang vainglory masih kalah hype, gatau ya mungkin dr segi iklan, or mungkin gamenya sendiri kurang ‘ramah’ dg semua jenis device.

  • Sebenernya Vainglory bisa main di ram 1gb android lolipop, dan masih lancar dg setting high untuk 3v3 dan medium untuk 5v5.

    Sebenernya dulu Vainglory gencar ngadain iklan di sosial media, tp mereka bikin keputusan buat memperkenalkan gamenya hanya lewat E-Sport, tapi ternyata hanya bisa meng-gain orang yg banyak tapi tidak terlalu banyak.

    Dan mereka sekarang mulai promosi dengan cara lawas yaitu ngiklan kayak game game sebelah, cuma dengan cara mereka sendiri (kreatif), karena mereka pengin yg main main vg itu tau, VAINGLORY itu game yg emang bener bener game moba mobile yg hardcore setara dengan yg di pc.

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.

%d bloggers like this: