AGe Network

Gim FIFA Selamatkan Karir Mantan Pesepakbola Ini!

Dunia sepak bola tidak bisa ditebak. Ia menjanjikan karir yang bergelimang harta dan ketenaran bagi atlitnya yang gigih dan mampu bertahan untuk bermain di level tertinggi. Namun tak sedikit pula mereka yang mengalami musibah saat sedang meniti karirnya dan mengakhiri masa depannya sebagai sosok yang berpotensi menjadi pemain bintang. Hal semacam inilah yang lantas menimpa karir pesepak bola Wendell Lira.

Menjalani karirnya di usia dini di klub Goiás Esporte, sebuah tim seri B liga Brazil, Wendell Lira memulai debutnya pada usia 18 tahun ketika menjalani pertandingan pertamanya di tim senior Goiás pada tahun 2007. Penampilan apiknya di laga tersebut membuatnya dijuluki wonderkid oleh para pencari bakat sepak bola di Brazil. Walau demikian, selepas dari pertandingan tersebut tak lantas membuat hidupnya menjadi mulus.

Dihinggapi dengan cedera yang menimpanya selama musim pertandingan berlangsung membuat Wendell harus merelakan sebagian besar waktunya untuk menempuh rehabilitasi. Tak hanya itu, dipinjamkannya Wendell ke klub lain membuat jatah bermainnya semakin berkurang dan perlahan-lahan publik Brazil menilai bahwa Ia tak mampu lagi bermain di level tertinggi liga Brazil.

Courtesy of givemegoal.com

Keadaan hidup Wendell Lira tak kunjung membaik seiring dengan waktu bermain yang makin berkurang. Dengan menggantungkan hidup hanya dari gaji kurang lebih di kisaran 250$ per bulan sebagai pemain Serie B, Ia kesulitan memenuhi kebutuhan hidupnya. Puncaknya pada bulan September 2015, Wendell nyaris mengakhiri hidupnya dengan berencana menubrukkan mobilnya di jalanan Brazil. Dirundung keputusasaan yang semakin berlarut-larut, Ia lagi-lagi sempat mencoba mengakhiri hidupnya beberapa bulan setelah insiden tersebut. Namun satu panggilan dari FIFA pada bulan November telah mengubah nasibnya.

Ya. Mengutip The Guardian (20/07), pada tanggal 6 November 2015, Wendell berangkat ke markas FIFA di Swiss untuk mengambil trofi Puskas Award. Trofi tersebut adalah anugerah atas gol spektakulernya atas Atlético-GO di laga liga Brazil. Dari penghargaan tersebut Wendell mendapatkan pula uang hadiah sebesar 20.000$. Untuk sementara, hal ini membantu masalah finansialnya untuk beberapa bulan kedepan.

Courtesy of gramadosvirtuais.com.br

Merasa cederanya tak kunjung membaik, Wendell lantas memutuskan untuk mengakhiri karir sepak bola profesionalnya di usia yang masih cukup muda, yakni pada usia 29 tahun. Sempat merasa bingung ke arah mana Ia akan melanjutkan hidupnya, Wendell mengingat momen di mana Ia mengalahkan Abdulaziz Alshehri, seorang juara dunia FIFA 15, dalam laga undangan di markas FIFA di hari penerimaan Puskas Award saat itu. Menggantikan posisi yang seharusnya diisi oleh Cristiano Ronaldo atau Lionel Messi, Ia menaklukkan sang juara dunia FIFA 15. Tak tanggung-tanggung, skornya berakhir dengan kemenangan Wendell atas Abdulaziz sebesar 6-1!

Bermodal uang yang didapat melalui Puskas Award, Wendell bertekad untuk mendalami karir baru sebagai atlit esport yang  berfokus pada gim FIFA. Ia juga mengikuti beberapa turnamen online dan membina hubungan dengan pemain-pemain FIFA profesional lainnya dan rutin melakukan live streaming di YouTube. Seberapa bagus memang permainannya? Mengutip dari ESPN (11/06), salah satu media jurnalistik olahraga ternama tersebut menyebut bahwa Wendell Lira adalah salah satu dari pemain esport FIFA terbaik di kancah Brazil yang pernah ada. Hal ini juga dibuktikan dengan prestasinya yang telah memenangi beberapa kejuaraan besar FIFA di Brazil.

Kini dengan perilisan FIFA 19 yang hanya berjarak kurang lebih dua bulan, Wendell mengatakan bahwa dirinya bersiap untuk tantangan baru dan juga tak sabar ingin menyusun FIFA Ultimate Team (FUT) untuk musim ini. Apakah Wendell akan berlaga hingga ke babal final Internasional? Hanya waktu yang akan menjawabnya. Namun untuk saat ini, tak bisa dipungkiri bahwa pencapaian seorang Wendell Lira patut dikagumi, mengingat masa lalunya yang penuh dengan cobaan.

 

Giftschlange

Add comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.

%d bloggers like this: