AGe Network

PES yang Sekarang Bukan yang Dulu Lagi!

Banyak fans bertanya : “mengapa Konami sekarang malah fokus ngambilin liga-liga kecil dari negara antah berantah?” Ada yang bilang karena liga-liga top sudah habis disikat kompetitor, berikut dengan lisensi UEFA Champions League (UCL), sehingga tidak ada lagi pilihan liga yang mau diambil. Ada pula yang berspekulasi untuk penetrasi pasar, hitung-hitung sebagai usaha menambah jualan dari negara-negara lain.

Apapun alasannya, hanya Konami dan Tuhan yang tahu, hehehe, tapi di sini saya mau berspekulasi sedikit dan berharap banyak dari strategi yang dibuat Konami dengan mengambil liga-liga negara antar berantah tadi, termasuk liga terbaru dari negara tetangga kita: Thailand! YA! TOYOTA THAI LEAGUE RESMI diumumkan bakal ada di seri PES 2019, meskipun belum ada info resmi kapan kita bisa memainkan klub-klub liga Thailand, tapi saya yakin banyak yang bertanya : “Siapa juga mau main pake klub liga Thailand (selain rakyat Thailand sendiri tentunya)?”

Nah, bila kita mundur sedikit sebelum perilisan PES 2019, selain liga-liga “kecil”, Konami juga banyak menambah klub-klub mitra (partner clubs) di PES 2019. Lebih lanjut, bila kalian aktif di komunitas PES internasional, kalian pasti dengar tentang beberapa pemain profesional PES yang dikontrak oleh klub-klub mitra tersebut, dan salah satunya adalah INDOMINATOR yang dikontrak klub CELTIC seperti yang disebutkan dalam wawancara di bawah ini!

Sedangkan EL_MATADOR23, pemain PES pro asal Jerman yang dikontrak klub SCHALKE 04, dan Juara dunia PES, Walid Usmakabyle asal Perancis yang dikontrak klub MONACO! Nah, dari sini sih saya melihat ada “strategi” yang dimainkan oleh konami untuk mendongkrak PES. Bagi para penggemar PES yang sudah mengamati, mungkin sudah mendapatkan gambaran mengenai strategi apa yang dimainkan oleh Konami.

Courtesy of lotfi.deradji (Instagram)

Dengan perkembangan esports yang semakin pesat, teman-teman PES di Indonesia juga mulai merasakan dampaknya 2-3 tahun belakangan ini. Di tahun ini saja, kita di Indonesia mendapatkan kesempatan untuk berpartisipasi di gelaran kompetisi PES League 2v2 yang finalnya dimainkan di Bangkok, Thailand; dan yang terakhir adalah kompetisi demonstrasi esports PES 2018 di ajang Asian Games 2018 Jakarta-Palembang! Kalau teman-teman jeli, sejak saat itu klub yang boleh dimainkan hanya klub-klub mitra, bukan klub lisensi. Kalau bicara klub lisensi ada klub asal Perancis Paris Saint Germain (PSG), yang pasti jadi favorit para pemain PES, tapi kenapa klub ini nggak masuk jadi salah satu pilihan klub yang boleh dimainkan?

Jawabannya adalah ESPORTS! Tulisan ini murni hanya pendapat saya pribadi dan spekulasi, sekaligus harapan besar saya pribadi untuk PES di masa depan. Ya, PES yang sekarang itu BEDA dari PES yang sebelumnya! BEDA dalam artian konami mulai memainkan strategi ESPORTS di dalamnya, dimulai dari mengambil liga-liga “antah berantah” dan memperbanyak klub-klub mitra, Konami bukan hanya mencoba menambah “aktivasi penjualan” mereka, tapi juga mulai memperkenalkan PES sebagai esports di pasar “antah berantah” tadi.

Salah satu fakta menarik yang terbaru adalah dari pengumuman resmi liga Thailand yg masuk PES 2019 diikuti dengan ada Thailand E-League Pro, di mana para pemain-pemain PES Thailand akan berkolaborasi dengan klub-klub Thailand dalam sebuah liga virtual PES! Belum ada info detail mengenai ini, karena saat tulisan ini diangkat, semua situs masih memakai Bahasa Thailand. Tentunya kita bakal mencari tahu lebih banyak tentang liga esports PES di negeri Gajah ini nanti! Untuk sementara, video-nya kalian bisa lihat di sini.

Courtesy of panditfootball (twitter)

Jadi dari rentetan ocehan saya di atas, saya sungguh berharap Konami “memainkan” strategi ESPORTS ini dengan cantik dan manis, karena dengan perkembangan esports saat ini, strategi tersebut bisa menjadi senjata baru bagi Konami di masa yang akan datang. Bayangkanlah, pemain PES dari negara-negara antah berantah tadi mewakili klub bola dari Negara mereka masing-masing dan berkompetisi esports menggunakan PES. Itu bakal jadi kompetisi esports yang keren banget! Pemain dikontrak klub bola, didukung bukan hanya oleh para pecinta PES negara mereka masing-masing namun juga supporter klub bola itu sendiri. Bayangkanlah salah satu klub bola di Indonesia bisa mengontrak pemain pro PES di Indonesia dan kemudian bertanding dengan salah satu klub-klub Eropa!

Ya, kembali lagi ini hanya opini dan spekulasi saya pribadi, tapi semoga apapun yg dilakukan Konami saat ini, bisa membuahkan hasil positif untuk komunitas dan perkembangan esports PES itu sendiri di masa yang akan datang! Dengan melihat perkembangan event PES belakangan ini hal semacam itu mungkin saja terjadi, jadi buat kalian para pemain PES yang pengen punya karir di dunia esports, teruslah berlatih, bermain dan raihlah prestasi setinggi-tingginya! Karena PES yang sekarang itu BEDA! Dia bukan lagi sekedar game, tapi juga ESPORTS! Tetap semangat, maju terus esports & PES Indonesia!

AGe Liga1PES

1 comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.

%d bloggers like this: